PPM Geruduk Polrestabes dan Polda Sul-Sel Tanyakan Transparansi Pelepasan Terduga Pelaku Narkoba




Jum'at (13 Februari 2026)

BREAKINGNEWSONE - Telah terjadi dugaan praktik yang tidak bermoral dan beraroma koruptif di tubuh institusi kepolisian antara oknum sat narkoba dengan terduga pelaku narkotika jenis sinte.



Bahwa berdasarkan hasil investigasi dan temuan kami secara kelembagaan di lapangan bahwa pada bulan juli tahun 2025 telah terjadi penangkapan yang di lakukan oleh satuan unit narkoba polrestabes makassar di beberapa titik yang ada di makassar dan gowa sehingga ini merupakan suatau bentuk tindakan nyata dalam melakukan pemberantasan narkotika di tanah sul-sel terkhusus di Tanah Daeng kota makassar.


Berangkat dari persoalan utama yang mendasari kami melakukan control social merupakan suatu bentuk keperihatinan kami dan penyampaian aspirasi public atas dugaan ketidak profesionalan oknum aparat penegak hukum di lingkup wilayah hukum polrestabes makassar, bahwa pada bulan juli tahun2025 lalu dah hal itu menjadi sorotan public terkait pelepasan terduga pelaku narkotika jenis sintesis/sinte yang di tangkap di beberapa titik.

Impi puto sambu yang akrab disapa Impi selaku jendral lapangan pada aksi tersebut menyampaikan dalam orasinya " 

Praktik semacam ini tidak hanya menciderai prinsip profesional dan integritas kepolisian, tapi berpotensi merusak kepercayan publik, lebih jauh mosi tidak percaya pada polri karena tidak mampu menjalankan tupoksinya sebagai mestinya aph".


Bahwa melalui hasil investigasi yang kami himpun, kami menduga adanya permainan dan dugaan penyalahgunaan wewenang terkait pembebasan 11 orang terduga pelaku tindak pidana narkotika para terduga pelaku yang sebelumnya di amankan sudah menjalani penahanan kurang lebih satu minggu.


Namun diindikasikan terduga dilepaskan melalui praktik suap kepada oknum anggota aph dengan nominal yang variative. Adapun nama/inisal terduga Fs,Ad,Hn.Msl,Adk,Adr,Add. Lanjut Impi dalam orasinya.


"Kami telah datang di Polrestabes kota Makassar dua kali, akan tetapi tidak ada respon posistif, baik dari pihak polrestabes untuk mau menemui massa aksi terkait penjelasan perkembangan kasus tersebut. Sehingga dugaan kami semakin kuat bahwa ada permainan mata antara aparat dan terduga pelaku melakukan transaksi suap menyuap dengan nominal yang variatif" kami juga mendorong kasat narkoba untuk berupaya lakukan konferensi pers Ujar Ridwan Alkhawarizmy salah satu orator dalam aksi tersebut.


Sehingga teman-teman massa aksi melanjutkan aksinya di MAPOLDA SULSEL sebagai penegak hukum tertinggi di jajaran kepolisian tanah SULSEL, Aksi kami di MAPOLDA SULSEL lansung disambut hangat oleh PropamSULSEL dan akan mengusut tuntas kasus ini secepat mungkin.


Mahasiswa dan pemuda yang tergabung di Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM) memberikan ultimatum kepada Polda SulSel bahwa jika tidak ada atensi dari polda Sulsel dalam hal ini Propam Polda SulSel dalam waktu sampai hari senin, maka PPM akan kembali menduduki MAPOLDA SULSEL dengan gelombang yang lebih besar lagi.



Komentar

Berita Terkini